indonesiaberprestasi

Apa Mimpi ‘Wanita Teknologi’ Indonesia?

In berita prestatif, kompetisi internasional, mahasiswa on 22 Desember 2008 at 14:50

vanyawomenintech285

Jakarta – Vanya Vabrina Valindria terpilih sebagai penerima anugerah Women in Technology dari Nokia Siemens Network (NSN). Apa saja impiannya bagi Indonesia?

Mahasiswi yang lulus cum-laude (GPA: 3,74) dari Institut Teknologi Bandung (ITB), jurusan Electrical Engineering ini terpilih karena segudang prestasi yang berhasil dicapainya. Selain di kampus, Vanya juga berprestasi dalam hal musik.

Ditemui detikINET usai acara konferensi pers di Menara Mulia, Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/12/2008), wanita yang lahir di Jakarta, 21 tahun lalu ini berharap akan banyak penghargaan yang serupa untuk memberdayakan para wanita di dunia teknologi.

Vanya berharap wanita Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi tetapi bisa menjadi bagian dari lahirnya teknologi-teknologi baru. “Setelah dapat WIT (Women in Technology-red) ini saya berharap penghargaan seperti ini akan diadakan lagi. Hal ini untuk memacu perempuan-perempuan Indonesia untuk belajar dan dan berprestasi sebanyak-banyaknya,” ujar Vanya.

Karena keterbatasan tenaga medis di pelosok-pelosok Indonesia, Vanya berencana akan menggabungkan dunia teknologi dengan kesehatan. Contohnya, konsultasi dokter secara online.

Oleh karena itu, Vanya menambahkan, ia ingin mempelajari networking lebih dalam. Dengan begitu dirinya dapat berkontribusi terhadap layanan kesehatan melalui e-health solution atau tele-medicine.

“Dengan menggunakan telemedicine bisa menggunakan diagnosis jarak jauh, caranya adalah dengan mengirimkan diagnosis gambar mata pasien (misalnya) yang dikirim melaui transfer data ke RS pusat, ” tambah Vanya.

Seleksi awal penghargaan ini dilakukan pada bulan September 2008 dengan pengumuman pemenang akhir Oktober 2008. Selaku pemenang, Vanya mendapat kesempatan berkunjung ke Nokia Siemens Network Global R&D Center di Finlandia selama empat hari. ( wsh / wsh )

Sumber : detikcom

  1. Selamat..Indonesia masih menyimpan banyak permata di dalam lumpur.
    Buktikan bahwa Indonesia juga mampu. Kita bangun kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. tpi contoh lah negeri Jepang, kemajuan teknologi tidak menggilas KEARIFAN LOKAL/LOCAL WISDOM. Banyak pengamat menilai bahwa kemajuan teknologi Jepang karena mereka tidak meninalkan tradisi dan budaya setempat.

    Bersama sama kita bangun negeri yg berbudi pekerti luhur.
    Jalan setapak menggapai spiritualitas sejati. back to local wisdom.

    http://sabdalangit.wordpress.com

  2. Betul sekali memang masih banyak permata-permata Indonesia yang tidak terlihat. Karena itu, kami berusaha menggalinya, semoga bisa turut memberi kilauan inspirasi juga bagi sekitar.